Mabes Polri Rotasi 20 Perwira, Diantaranya 3 Kapolda

Wartawan Penulis oleh: Balas
Jakarta, PostKeadilan – Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri) kembali merotasi 20 perwiranya. Mutasi ke 20 perwira itu ditandai dengan keluarnya surat telegram Kapolri bernomor ST/2569/IX/Kep/2019 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Polri Irjen Pol Dr. Eko Indra Heri, S., M.M tertanggal 27 September 2019.
 
Dari 20 perwira tersebut terdapat nama tiga Kapolda yakni Kapolda Papua, Kapolda Riau dan Kapolda Sultra.
 
Kapolda Papua akan dijabat Irjen Pol Paulus Waterpauw menggantikan Irjen Pol Rudolf Albert Rodja.
 
Irjen Pol Paulus Waterpauw sebelumnya adalah analis Kebijakan Utama bidang Sespimti Sespim Lemdiklat Polri, sedangkan Irjen Rudolf Albert Rodja akan menempati Analis Kebijakan Utama Bidang Sabara Baharkam Polri.
 
Sementara itu, Kapolda Riau akan dijabat oleh Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi menggantikan Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo.
 
Irjen Agung Imam sebelumnya adalah Pati Baintelkam Polri (Penugasan Pada BIN) sedangkan Irjen Pol Widodo akan menggantikan posisi yang ditinggalkan oleh Irjen Agung Setya Imam Effendi.
 
Sedangkan Kapolda Sultra akan dijabat oleh Brigjen Pol Merdisyam menggantikan Brigjen Pol Iriyanto.
 
Brigjen Merdisyam sebelumnya Direktur Sosbud Baintelkam Polri selanjutnya Brigjen Iriyanto akan menenmpati posisi Irwil III Itwasum Polri.
 
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memutasi tiga kepala kepolisian daerah ( kapolda) untuk wilayah Papua, Riau, dan Sulawesi Tenggara, Jumat (27/9/2019) itu pasca kejadian yang terjadi di ke-tiga Propinsi seperti kita ketahui.
 
Tertuang dalam surat telegram bernomor ST/2569/IX/KEP.2019 tertanggal 27 September 2019.
 
Konfirmasi kepada Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo, membenarkan mutasi tersebut.
 
Ketika ditanya apakah mutasi ketiga kapolda terkait sejumlah peristiwa menonjol di daerah tersebut, Dedi tak menjawab secara pasti.
 
Menurut dia, mutasi rutin dilakukan termasuk dalam rangka peningkatan kinerja organisasi.
“Mutasi dalam organisasi Polri hal yang biasa dalam rangka tour of duty dan area, serta untuk meningkatkan kinerja organisasi dan dalam rangka binkar (pembinaan karir),” kata Dedi.
 
Seperti diketahui, kerusuhan sempat terjadi di sejumlah wilayah Papua dan Papua Barat. Terbaru, kerusuhan terjadi di Wamena dan Jayapura, Papua pada Senin (23/9/2019).
 
Kemudian, dua mahasiswa tewas dalam demo mahasiswa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019).
 
Terakhir, kebakaran hutan dan lahan di Riau termasuk yang terparah di tahun 2019.
 
Riau menjadi provinsi dengan karhutla terluas. Per Agustus 2019, 49.266 hektare lahan terbakar. (Simare/BS)
banner 468x60

Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Mabes Polri Rotasi 20 Perwira, Diantaranya 3 Kapolda