oleh

Mendaftar PPDB Jalur zonasi Di SMAN 2 Tambun Selatan Menuai Polemik

Bekasi, PostKeadilan – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di berbagai sekolah hingga kini masih berjalan lancar walau ditengah pandemi Covid yang melanda masyarakat. Namun tidak begitu yang terjadi di SMAN 2 Tambun Selatan (Tamsel). Akibat mendaftar PPDB, menuai Polemik.

Pasalnya, calon siswa pendaftar melalui jalur zonasi dengan mengimput foto copy Kartu Keluarga (KK) yang dilegalisir tidak kunjung terverifikasi oleh pihak panitia dan atau operator SMAN 2 Tamsel.

banner 400x130

Permasalahan ini pun coba dicari tau awak media PostKeadilan. Dikonfirmasi ke Ketua Panitia PPDB SMAN 2 Tamsel, Akso melalui chat WhatsApp (WA), Kamis (1/7/2021) siang, Akso tidak menjawab. Malah Akso memblokir WA awak media ini.

Demikian dengan Wakil Kepala SMAN 2 Tamsel, Titik. “Iya, sdh sy sampaikan ke operator, dan jawabannya: Sudah dijawab sama ketua harus upload KK asli,” jawab Titik via chat WA, Jumat (2/7/2021) pagi.

Baca Juga : Sidak PPDB Jabar, Disdik Temukan Warga Kurang Mampu Tidak Terakomodasi

Dijelaskan kepada Titik bahwa pendaftaran sudah tutup, yang mana sudah tidak bisa lagi perbaikan data. Titik menjawab “Ulangi sampai sukses. Bisa jadi web sdg sibuk”.

Tidak mau berdebat ‘kusir, awak media ini pun mendatangi SMAN 2 Tamsel, ditemui Akso dan beberapa operator PPDB sedang bekerja di lantai 2 sekolah.

Ironis awal pertemuan, Akso tidak mengaku bahwa dirinya lah bernama Akso. Sedemikian dengan secruty Heri, mengaku sudah tidak ada orang di lantai 2 yang nyata siang itu ditemui para operator di ruang tertutup lantai 2 gedung sekolah.

“Bukan tidak diverifikasi, disuruh di perbaiki,” ujar operator yang ditemui Jumat (2/7/2021) siang itu.

Dipertanyakan data apa yang mau diperbaiki, operator dan Akso terkesan menghindar. “Perbaikannya apa yang di minta, coba lihat apa yang diminta perbaikannya,” ucap Akso.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar

News Feed