Bekasi, PostKeadilan – Petunjuk Teknis (Juknis) Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Maung (Manusia Unggulan) di Jawa Barat berfokus pada penjaringan siswa unggul melalui jalur prestasi.
Proses ini menekankan pembobotan pada nilai rapor, bakat akademik/non-akademik, serta karakter luhur Gapura Pancawaluya.
SPMB Sekolah Maung menggunakan penilaian komprehensif yang dipecah menjadi beberapa komponen:
1 Prestasi Nilai Rapor & Tes Kemampuan Akademik (TKA): Bobot 50%.
2 Prestasi Minat & Bakat Akademik & TKA: Bobot 20%,
3 Kompetensi Non-Akademik / Minat & Bakat Bidang Lain: Bobot 20%
4 Komponen Lainnya: Bobot 10%.
Berdasarkan informasi sosialisasi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, tahapan SPMB Sekolah Maung berlangsung pada akhir Mei dengan jadwal yang dimatangkan secara menyeluruh.
Pendaftaran SPMB Sekolah Maung dilakukan secara daring melalui portal resmi SPMB Sekolah Maung dengan menggunakan akun yang didapatkan dari sekolah asal.
Artinya, para calon murid Sekolah Maung benar-benar dapat mandiri melakukan pendaftaran sesuai juknis tanpa harus ke sekolah tujuan.
Namun kenyataannya, tidak demikian yang terjadi di SMAN 1 Bekasi yang terpilih sebagai Sekolah Maung di Kota Bekasi.
Dibuka dua hari yakni tanggal 25-26 Mei 2026, ratusan warga menggeruduk SMAN 1 Bekasi.
Tampak calon murid dan orangtua atau walinya mondar-mandir mempertanyakan dan bahkan mendaftar diri di sekolah tersebut.
Fenomena ini tampak kontradiktif dengan makna penjaringan calon murid sekolah unggulan tentunya.
Ironisnya, para panitia SPMB SMAN 1 Bekasi dan bahkan mungkin Guru yang bukan panitia seperti, tampak ikut-ikutan event ‘kesibukan pendaftaran SPMB’ di sekolah itu.
Terpantau, ada beberapa orang tua murid masuk ke dalam ruangan sekolah tertentu dan tertutup, yang mana hingga berita dilansir, tak satupun pihak sekolah berkenan dikonfirmasi mengenai aktivitas demikian.
Coba ditemui Kepala SMAN 1 Bekasi, Dra. Hj. Mukaromah, M.Pd, dihubungi dan dichat WhatsApp (WA) berulang, Mukaromah tak merespon dan tak kunjung memperlihatkan batang hidungnya.
Dapat diketahui beberapa hari sebelumnya, awak media yang pernah mempertanyakan apakah sosialisasi SPMB dapat diliput media, Mukaromah pun tidak menjawab.
Berikut langkah-langkah pendaftaran Sekolah Maung, dikutip dari Website resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat:
1 Akses Portal: Kunjungi laman resmi Sekolah Manusia Unggul.
2 Login: Masukkan akun (username dan password) yang Anda dapatkan dari sekolah asal.
3 Pilih Sekolah: Pilih sekolah tujuan Anda (seperti SMAN 1 Bekasi atau pilihan sekolah negeri lainnya yang tersedia).
4 Pilih Jalur: Tentukan jalur seleksi SPMB yang ingin Anda ikuti.
5 Unggah Berkas: Unggah persyaratan dokumen digital yang diminta (seperti Kartu Keluarga/KK ber-barcode, Akta Kelahiran, dan dokumen pendukung lainnya) serta bukti/berkas unggulan yang dimiliki.
6 Cetak Bukti: Simpan atau cetak bukti pendaftaran sebagai tanda bukti telah berhasil mendaftar.
7 Pastikan untuk memantau pengumuman lebih lanjut mengenai hasil verifikasi dan jadwal seleksi tahap berikutnya. (Simare)













