Aliran Listrik Tidak Memuaskan, Warga Limbur Bungo Terancam Hidup Dalam Kegelapan

Muaro Bungo – POSTKEADILAN Pada 2014 atau 7 tahun silam Perusahaan Listrik Negara (PLN) akhirnya membentangkan tali kabelnya ke kecamatan Limbur lubuk mengkuang, Kabupaten Bungo, Jambi.

Hingga kini di tahun 2021, kenikmatan masyarakat dalam menikmati listrik negara ini belum sepenuhnya menuai kepuasan.

Bacaan Lainnya

Kenapa tidak, hampir setiap hari listrik di daerah tersebut mengalami pemadaman, dengan berlatar belakang Hujan, pembersihan jaringan atau bahkan pemadaman tidak jelas sebabnya.

Baca Juga : Geruduk Kejati Jambi, LSM Bidik Indonesia Laporkan Kasus Dugaan Korupsi 5 OPD

Berkali-kali masyarakat mengeluhkan masalah ini, namun hingga detik ini tidak ada solusi kongkrit dari Pihak PLN atau pun pemerintah terkait.

“Pernah pada waktu itu Rio/kepala desa lingkup kecamatan limbur lubuk mengkuang dan camat serta anggota dewan yg berasal dari limbur melakukan audiensi dengan pihak terkait. Namun tidak menemui hasil kongkrit,” Kata Arif.(28/11/2021)

Dikatakan Arif, Entah eksistensi atau memang pihak terkait lalai mengatasi ini.
Intinya ini menjadi makanan sehari-hari warga limbur lubuk mengkuang. Setiap hari selalu ada pemadaman listrik.

“Uniknya semua jaringan seluler/Tower Di kecamatan tersebut bergantung kepada PLN yang menyebabkan mati nya Listrik mati juga Jaringan seluler,” Ujarnya.

Huh…. Penderitaan yang haqiqi ditengah 76 Tahun kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kemana lagi kami menyampaikan pendapat? Terpekik suara lantang, tersebar status di media sosial tak di hiraukan,” Ujar Arif Rahmansyah.

Untuk itu, kami berharap ada tindakan serius Dari PLN dan pemerintah terkait mengenai masalah ini . agar puncaknya masyarakat limbur lb mengkuang dapat merasakan penerangan yang sesungguhnya .

“Ingat tuan!!! 7 Tahun sudah kami terpekik tanpa ada respon positif. Lampu mejikom kami ingin menyala juga seperti lampu mejikom tuan!!! Sudahilah drama dalam kegelapan ini,” Kata Arif yang sekaligus Ketua Umum HMB-Jambi. (Edo)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.