Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
BekasiHeadline NewsVideo

Dugaan Kecurangan PPDB, Oknum Kepsek Enggan Bertanggung Jawab (Bagian 2).

267
×

Dugaan Kecurangan PPDB, Oknum Kepsek Enggan Bertanggung Jawab (Bagian 2).

Sebarkan artikel ini

Bekasi, PostKeadilan – Korbannya siswa yang kalah seleksi PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) jalur Zonasi akibat adanya Surat Keterangan Domisili (SKD) ‘Fiktif, beberapa oknum Kepala Sekolah ditenggarai enggan bertanggungjawab.

Pernyataan itu diungkap Koordinator Investigasi NCW, Herman PS, Sabtu (25/7/2020) siang di Bekasi. Herman mengaku pihaknya menerima aduan dan keluhan siswa yang rumahnya dekat dari sekolah, kalah akibat SKD siswa lain yang rumahnya lebih jauh.

Baca Juga :  Kepala Inspektorat Provinsi Banten Ambil Sikap Tegas Terkait Pemberitaan Dugaan Perselingkuhan ASN

“Kepala Sekolah memegang peranan kuat sebagai penentu siswa yang diterima dalam seleksi. Bobroknya Pendidikan di Sekolah dimulainya dari Kecurangan PPDB. Yang paling banyak kecurangan dengan berlakunya ‘Domisili Fiktif’. Mirisnya, Kepala-kepala sekolah kan selalu coba ‘buang badan,” ujar Herman di ujung telepon seluler.

Baca Juga :  Ditenggarai Hendak Lakukan Transaksi Narkoba, POLRES TOBA Ciduk Pelaku

‘Permainan penerbitan Surat Keterangan Domisili (SKD) sebagai salah satu syarat PPDB yang dimungkinkan pada jalur Zonasi. Aturan karet ini acap kali digunakan untuk alasan pihak sekolah menerima siswa pada PPDB Tahun ajaran 2020/2021.

Baca Juga :  Dian Prasetyo Waketum Kadin Bidang Perdaganan RI Serah Seribu Alat Tes urine Ke BNNK Mura

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online