oleh

Hadiri Musdes Di Desa Rengas IX, Waka II DPRD Kabupaten Batanghari : Desa Ini Mempunyai Potensi Sumber Daya Alam Yang Luar Biasa

Batanghari, POSTKEADILAN.COM —
Acara yang digelar di Kantor Desa Rengas IX, Kecamatan Maro Sebo Ulu agak sedikit istimewa dengan kehadiran Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batanghari, Bapak Ilhamuddin, S.Pd.I guna memberikan pengarahan kepada peserta Musdes, Selasa (24/09/2021) pagi.

Rapat tersebut diselenggarakan oleh BPD Desa Rengas IX dan dalam kegiatan ini turut hadir Camat Maro Sebo Ulu Bapak Budimansyah, SE, Bapak Kapolsek Maro Sebo Ulu AKP Heri Triyanto, S.Pd, PJ Kepala Desa Rengas IX Ismail S.Pd berserta perangkat, Pendamping Desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, PKK dan undangan lainnya.

banner 400x130

Baca Juga : Besok Puskesmas Sungai Rengas dan Teluk Leban Laksanakan Vaksinasi Tahap 1 dan Tahap 2

PJ Kepala Desa Rengas IX, Bapak Ismail, S.Pd dalam sambutannya menjelaskan terkait pembangunan pada tahun 2021 dengan menggunakan anggaran dana desa, bahwa ada beberapa penundaan pembangunan tahun 2021 karena dampak Covid-19.

“Alokasi dana desa digunakan untuk penanggulangan Covid-19 dan akan diprioritaskan di tahun 2022,” Ungkapnya.

Sementara, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Batanghari, Ilhamuddin, S.Pd.I mengucapkan Terimakasih kepada panitia, ketua BPD telah mengundang kami untuk hadir pada kesempatan ini bukan hanya kali ini saja saya hadir, tetapi sudah berulang kali saya hadir ditengah-tengah masyarakat desa rengas IX.

“Mudah-mudahan ini merupakan awal dan tidak akhir bagi saya untuk datang ke desa rengas IX dan silaturahmi kita tetap berkelanjutan dikemudian hari,” Ujarnya.

Dikatakan Ilhamuddin, Desa kita ini mempunyai potensi-potensi sumber daya alam yang luar biasa, tinggal lagi bagaimana potensi potensi ini menjadi produktif, menjadi optimal dan kita manfaatkan secara maksimal potensi potensi tersebut.

“Ada pasir, ada kerikil, kemudian penyeberangan dan kita mengakui mestinya sudah ada jembatan. Karena kita keterbatasan anggaran maka mungkin hanya cukup penyeberangan dahulu,” Katanya.

Acarapun dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Setelah acara selesai, dilanjutkan dengan makan siang bersama dengan dihidangkan masakan khas desa setempat yaitu “Gulai Cangkok”. (Edo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar

News Feed