KONGKALIKONG PENCURIAN ARUS LISTRIK!

Mendapat info dari masyarakat Tobasa bahwa Gabe sering berada di peternakan ‘miliknya di Simangonding Desa Tangga Batu Kecamatan Tobasa, awak media ini coba bertandang agar dapat ketemu Gabe yang ‘acap kali menghindar’ untuk ditemui.

 

Bacaan Lainnya

Dipertanyakan kepada Gabe tentang peternakan tersebut, via sms Gabe beri jawaban. ‘Milik CV Erra Harapan Direktur Rico Tampubolon dia ini Adik Saya marpariban ibu’, ‘ya kami Satu kantor dan dia inilah pemilik Tanah dari Peternakan itu’.

 

Info diketahui, Rico Tampubolon yang dimaksud Gabe adalah seorang honorer pegawai bag.Umleng Sekretariat Pemkab Tobasa yang tak lain adalah pegawai Gabe sebagai Kabag Umleng nya.

 

Ditemui penjaga peternakan, Hutabarat akui bahwa peternakan tersebut adalah milik Gabe. Dilokasi peternakan, PostKeadilan bersama Ketua LSM Formas Indonesia, Denny M Tampubolon temukan indikasi pencurian arus listrik. Dipertanyakan kepada Hutabarat, ia nya kelihatan gugup. Diminta agar hubungi Gabe tentang keberadaan wartawan dan LSM, Hutabarat pun hubungi via seluler.

 

“Kata nya tidak apa-apa, biarin saja,” ucap Hutabarat usai telepon Gabe, Selasa (22/3) sore di peternakan Simangonding.

 

Sepeninggal dari peternakan, bersama awak media ini, Denny menceritakan dugaan pencurian arus listrik yang di temukan di peternakan kepada kanit serse Polsek Balige, Sihaan. “Kalian laporkan ke PLN, biar PLN yang laporkan ke kami. Di sini kantornya,” saran Sihaan sembari beritahu letak posisi alamat Kantor PLN Rayon Balige, Selasa (22/3) sore.

 

Kepada petugas PLN, Dedi Ahmad, Denny perlihatkan foto dan rekaman video dugaan pencurian arus listrik tersebut. “Februari lalu sudah pernah kami tangani. Pak Gabe nya denda itu 20 juta lebih. Padahal sudah kami perbaiki,” ucap Dedi bernada kaget di kantor PLN Rayon Balige, Selasa (22/3) sore.

 

“Besok pagi saja bang, kita lapor ke pimpinan dulu. Beliau dalam perjalan pulang dari Sibolga,” putusnya.

 

Rabu (23/3) pagi, bertemu manager Lasma Rohani Simanjuntak dan pegawai PLN, Puasa Sihombing, kepada mereka dijelaskan dan perlihatkan juga foto dan rekaman. Denny minta dilaporkan Polisi dan atau turut serta ke ‘tkp, mereka tidak menyetujui. “Biar petugas kita saja. Orang abang tak usah ikut dan jangan pake-pake Polisi lah. Kita saja yang menyelesaikannya,” sebut mereka senada.

 

“Kami akan putus itu meteran. Si Gabe itu pasti kita panggil. Ntar orng abang sgera kami kontak,” janji mereka (Lasma dan Puasa).

 

Namun ditunggu hingga sore, tak kunjung datang informasi. Didatangi kembali, dikakatakan Lasma, petugas tak temui seperti laporan itu. Terang saja awak media ini dan Denny tidak terima karena ‘dianggap laporan bohong. “Ada indikasi kongkalikong nh PLN nya. Kita laporkan saja,” pungkas Denny.

 

Ketua LSM Formas Indonesia, Denny pun layangkan surat laporan nomor 006/ID-LSM-FORMAS-I/III/16 kepada Kapolres Tobasa up unit Tipikor yang diterima Kanit Simamora. “Ini kita pelajari dan akan kita tindak lanjuti. Kami masih menangani banyak kasus. Sabar ya bang,” ujar Simamora di ruang kerjanya, Kamis (24/3).

 

Awak media ini juga layangkan laporan ke PLN Pusat. Dan kepada Bupati melalui wakil Bupati Tobasa Hulman Sitorus, PostKeadilan laporkan tindak-tanduk Kabag Umleng, Erwin Panggabean.

 

“Kita berharap pejabat Tobasa segera berubah. Terimakasih masukannya,” kata w.Bupati yang baru dilantik Januari 2016, Hulman Sitorus via sms kepada PostKeadilan, Jumat (15/4). Tim/Simare

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.