oleh

Polresta Jambi Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembacokan Siswa SMA Negeri 7 Kota Jambi

POSTKEADILAN.COM, JAMBI — Seorang Siswa SMAN 7 Kota Jambi, Syahru Ramadhoni (18 th) dinyatakan meninggal dunia setelah dirawat selama 3 hari di RS. Raden Mattaher, sementara DL (17 th) Mengalami luka dibagian punggung.

Dimana beredar pemberitaan sebelumnya Penganiayaan tersebut dilakukan oleh sekelompok pemuda dengan dengan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan Syahru Ramadhoni meninggal dunia dan 1 orang temannya harus di rawat di rumah sakit umum Raden Mattaher pada (29/3) Pukul 19.00 WIB lalu.

banner 400x130

Saat konferensi pers (6/4) Kapolresta jambi Kombespol Dover Christian di dampingi Wakapolres AKBP Ruli Andi Yunianto SIK, Kasat Reskrim Kompol handres, Humas IPDA bahrina, Kapolsek Telanaipura AKP Yumika Putra SH, MH Dum, mengatakan bahwa berawal saat turnamen futsal di kota baru sehingga terjadilah kericuhan.

“Kejadian diawali saat turnamen futsal di kota baru, terjadi kericuhan Antara suporter dan pemain futsal antara SMA 7 dan SMA Muhammadiyah,” Ujarnya.

“Suporter SMA Muhammadiyah bukan merupakan pelajar Muhammadiyah melainkan pelajar SMA Negri 12 , SMA Negri 4 dan SMA Negri 5 ” Tambah Kapolresta Jambi.

Kapolresta Jambi juga mengatakan kronologis kejadian bermula
Tersangka MZ (16th) mengajak tersangka lainnya yaitu AZ (19th) yang merupakan tersangka utama, MA (16th), FR(19th), RK (16th), MY(16th) untuk berkumpul di lorong Arizona tepatnya di SMP 8, Tujuannya untuk mengambil senjata tajam dari rumah tersangka MA untuk menyerang kelompok SMA Negeri 7 kota Jambi.

Setiba pukul 18.30 WIB kelompok SMA Negeri 7 kota Jambi melewati lorong Arizona untuk pulang ke rumahnya melihat kelompok SMA Negeri 7 kota Jambi para tersangka langsung mengejar kelompok SMA Negeri 7 kota Jambi dengan mengendarai sepeda motor.

Setelah mendekati sepeda motor kelompok SMA negeri 7 kota Jambi, AZ langsung menebaskan parang tersebut ke punggung korban DL, melihat korban DL terluka korban SR langsung menghentikan motor dan korban DL menyelamatkan diri saat korban SR mau menyelamatkan diri juga Tersangka AZ langsung Cepat menebaskan kembali Parang ke kepala SR hingga menyebabkan luka yang serius dibagian kepala.
Melihat korban tersungkur jatuh para tersangka melarikan diri dan membuang barang bukti.

“5 pelaku berhasil diamankan sementara satunya MY masih DPO. AZ dan FR ditangkap di Sumatra Selatan dan tebo, RK diserahkan sendiri oleh orang tuanya sementara MZ dan MA ditangkap dirumahnya masing-masing,” Tutupnya. [Edo]

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

News Feed