oleh

Proyek Siluman Dana DAK Muncul di Desa Bukit Kemuning Mersam Tanpa Plang Proyek.

Postkeadilan.com, Batanghari — Proyek tak bertuan karena tanpa plang nama proyek di desa Bukit kemuning, Kecamatan Mersam, Kabupaten Batanghari. Hal ini terkuak telah dilaksanakannya Pengecoran Sanitasi dan Perpipaan Sumur Bor di Desa tersebut baru-baru ini.

Diketahui proyek ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang dikucurkan dari Angggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), Namun tidak diketahui jelas berapa nilainya dan dikerjakan oleh siapa.

banner 400x130

Menurut Kades Bukit kemuning, kalau informasi yang ia tau bangunan itu dari Bakeuda.

“Sebenarnya itukan bangunan dari tahun 2020 dari bakeuda sewaktu Musrenbang itu pembangunan sanitasi dan perpipaan plus sumur bor untuk desa bukit kemuning melalui dana DAK senilai Rp 400.000.000, Itukan ada plus perpipaan itu sampai kerumah rumah,” Uangkapnya kepada awak media postkeadilan.com, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga : Panitia Kurban Masjid Miftahul Khatami Sungai Rengas Laksanakan Pemotongan Sapi dan Kambing

Dikatakan, Baharuddin, Yang namanya pembangunan tidak ada papan informasi masyarakat bertanya-tanya.

“Pak kades bangun apo, kalau ada papan informasi kan masyarakat tau. Oooo bukit kemuning bangun ini, dana nya sekian,” Tutur Kades Kemuning.

Sementara saat di singgung apakah ada dampak positif dan negatif dari adanya bangunan tersebut kepada masyarakat meskipun tidak ada papan informasi.

“Kalau masyarakat saya informasikan ada pembangunan mereka senang. Iya yang namanya kalau diatas ini kan sering kekeringan, dengan di bangunnya itu iya bersyukur nanti dialiri air semua. Cuma proses dan sistem yang salah, Yang namanya ada pembangunan itu harus ada papan informasi, tetapi itukan bukan wewenang saya,” Jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan belum juga ada terlihat nama papan proyek dilapangan dan pihak terkait belum memberikan keterangan. (Edo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

1 komentar

News Feed