LSM AKKSI: Tindak Tegas Pimpinan Fruit Garden Residence

Wartawan Penulis oleh: Balas

Karawang, PostKeadilan – Hal dugaan pemalsuan data dan atau penipuan terhadap konsumen oleh pihak Fruit Garden Residence, patut di tindak lanjuti oleh semua pihak terkait.

Sesuai informasi dari masyarakat, LSM AKKSI menanggapi dan menindak lanjuti keluhan tersebut. Totor Gultom, Ketua Umum LSM AKKSI mengatakan sudah selayaknya pemerintah kab. Karawang melalui SKPD terkait menindak lanjuti permasalahan yang ada di fruit garden residence.

“Bahkan pihak penegak hukum harus segera turun tangan. Tangkap dan penjarakan oknum pemalsu data dan penipu masyarakat di fruit garden residence. Panggil pimpinan Fruit Garden Residence,” ujar Totor Gultom.

Totor dengan bernada kesal, tidak menerima perlakuan pihak Fruit Garden Residence yang diduga kuat lakukan pembohongan kepada masyarakat pembeli rumah di perumahan tersebut. “Pemerintah Karawang, bahkan penegak hukum jangan berdiam diri. Harus di lakukan tindakan tegas juga kepada Pimpinan Fruit Garden Residence,” pungkasnya.

Penelusuran awak media ini, pihak Fruit Garden Residence memasarkan perumahannya di Internet, bertuliskan demikian: RUMAH DIJUAL: PERUMAHAN FRUIT GARDEN RESIDENCE KARAWANG (Jalan Raya Telagasari-Kosambi). Dijual Dengan Harga 130jt. Internet Keamanan 24 Jam Pusat Kebugaran Pusat Bisnis TV …dan seterusnya.

Namun ketika pembeli perumahan tersebut telah lakukan proses pembelian dengan melengkapi  administrasi dan memberi sejumlah uang, progres kepemilikan tak juga kunjung terealisasi. Disinyalir, pihak Fruit Garden Residence memalsukan sejumlah data perijinan dan kepemilikan tanah demi suksesi meraup uang dari konsumen pembeli.

Hingga berita ini dilansir, tak satu pun pihak Fruit Garden Residence dapat ditemui untuk memberi klarifikasi. Bersambung…… (Pariston  Purba)

banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.