Seorang Warga Disinyalir Korban Kriminalisasi Hukum

Wartawan Penulis oleh: Balas

Bekasi, PostKeadilan – Disinyalir, Kriminalisasi Hukum Perdata oleh Hukum Pidana dialami oleh Ali Sadikin, warga desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi.
Pasalnya, berawal dari pertengkaran hubungan kerja sama usaha sebuah Resto antara Ali Sadikin sebagai penyedia tempat (pemilik tanah) versus Bobby Syakur sebagai pemodal dan pengelola, dimana berujung Bobby ‘pidanakan Ali.
Cerita ini disampaikan Ali kepada PostKeadilan di ruang jenguk Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Bekasi, Sabtu (9/12/2017).
Kata Ali, Bobby sepakat membangun dan mengelola Resto. Dimana perjanjian mereka, Investasi bangunan dikembalikan dari keuntungan, kerja sama selama 10 tahun. Dan untuk pembagian keuntungan setelah dikeluarkan dana pembangunan, 60% untuk Bobby dan 40% untuk Ali.
“Awalnya dia (Bobby) kan tidak mau memberi jaminan modal yang saya minta waktu itu Rp. 50 juta. Maunya dia (Bobby) minta tanah saya di sekitar Resto itu 150 Meter2. Ya saya kasih. Kesepakatan kami per Meter Rp. 600 ribu. Jadi total Rp. 90 Juta. Sudah dikasih ke saya Rp. 70 juta. Sisanya kalau sertifikat tanah sudah jadi. Soalnya lagi dalam pengurusan ke BPN (Badan Pertanahan Negara),” terang Ali.
Resto berjalan pertanggal 1 September 2015 sampai dengan Desember 2015. Rapat pertama mereka, dikatakan Bobby, Resto merugi. Ali protes, minta agar management diambil alih pihak ke tiga bernama Hendratitan.
Ujar Ali, hal itu sesuai dengan perjanjian antara Ali dan Bobby. Namun Bobby tidak mengindahkan. Bobby tetap mengelola Resto tersebut.

Karena demikian terus terjadi, pada bulan Juni 2017, terjadi keributan antara Ali dan Bobby di Resto itu. Bobby sempat melapor ke Polres Metro Bekasi atas kejadian pengrusakan yang terjadi di Resto yang dikelola Bobby, Laporan Polisi: LP/631/3 Se-SPKT/K/VI/2017/Resta Bekasi.
Namun entah bagaimana, Bobby layangkan surat mencabut LP itu ke Kapolres Metro Bekasi tertanggal 17 Juli 2017. Dimana penelusuran awak media ini, alasan surat yang dilayangkan Bobby demikian: 1. Bahwa antara saya, Bobby Syakur dengan Terlapor Bapak Ali Sadikin dkk, tercapai kesepakatan perdamaian.
2. Bahwa antara saya, Bobby Syakur dengan Terlapor Bapak Ali Sadikin dkk, telah sepakat untuk menempuh jalur perdamaian dan mufakat secara kekeluargaan dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi.
3. Bahwa terlapor, Bapak Ali Sadikin dkk telah bersedia untuk mengganti semua kerugian yang timbul karena perkara ini.
Masih kata Ali, usai LP itu, Bobby kembali ‘menyerang’ dengan mendesak sertifikat tanah segera di adakan. Pada hal Ali selalu melaporkan perkembangan pengurusan sertifikat tanah. “BPN sudah lakukan pengukuran. Itu sudah tahap pengumuman di Desa. Setelah di umumkan, kurang lebih 3 bulan ke depan penyelesaiannya, saya beritahu ke Bobby apa yang dikata orang BPN. Eh.. Bobby malah saya dituding nipu,” terang Ali bernada kesal.
“Bobby mengancam saya dengan 3 opsi. Pertama, dia minta kembalikan uang 3 x lipat. Kedua, oper alih garapan seluruhnya dan ketiga ya ini. Saya dilaporkan ke Polisi lagi,” beber dia.
Keterangan Ali, tanah yang dibeli Bobby bukan tanah yang termasuk didalam kerja sama Resto dan Pemancingan. Tanah yang dibeli Bobby adalah bagian tanah milik Ali, Girik No. 248 dengan luas 2880 M2.
“Tanah Resto benar tanah milik pengairan yang saya garap dulu. Tapi bukan itu yang saya jual ke Bobby. Tapi saya tetap diproses penyidik Harda (Harta Benda) Polres. Sekarang sudah di Kejaksaan, sudah proses sidang pengadilan,” ucap pria paruh baya ini.
Pengadilan yang di gelar PN Bekasi, JPU (Jaksa Penuntut Umum) tuding Ali Sadikin melanggar KUHP pasal 378 tentang Penipuan. “Saya tidak terima dengan tuntutan itu. Yang saya tipu apa, saya tidak mengerti. Malah tanah-tanah saya kini dikuasai Bobby. Tolong bantu saya ya,” tutup Ali diakhir pertemuan.
Kunjungi lokasi Resto dan pemancingan yang dimaksud, terlihat ada kolam pemancingan dan Resto. Resto yang benar di kelola Bobby menyedikan tempat hiburan karaoke dan menjual minuman keras.
Informasi dari warga sekitar, Resto itu juga menyediakan wanita penghibur dan tempat esek-esek. “Tempatnya di atas tuh, khusus ruang tembak,” ujar seorang pria, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi Resto.
Hingga berita ini dilansir, Bobby belum dapat ditemui. Hal Kepala Desa Karangraharja, Suhendra melalui telepon seluler sebut bersedia ditemui hari Rabu (13/12/2017). Bersambung……. (Yudi/R-01)

banner 468x60 banner 468x60

Berlangganan

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Selamat Datang Di Webisite Kami Postkeadilan.com, Redaksional: Penerbit PT.SIMARE POS KEADILAN INDONESIA Nama Notaris : H. WARMAN.SH Nomor : AHU – 0034061.AH.0101.TAHUN 2018 Ditetapkan: Di Jakarta, 20 Juli 2018 An. MENKUM DAN HAM RI DIRJEN ADMINISTRASI HUKUM UMUM Cahyo Rahardian Muzhar SH..LLM NPWP : 85.455.451.6-435.000 Dasar Hukum : UNDANG-UNDANG NO. 40 TAHUN 1999 Kantor Pusat: Kantor Pusat : Jl Letjen Suprapto No. 54 Jakarta Pusat Telp (021) 2441705 Alamat Redaksi : Hubungi Kami Office d/a : Redaksi Postkeadilan Jl. P. Halmahera 8 No. 29 Kel Aren Jaya Bekasi No Rekening :BRI 722801000204506 An. Kimsan Indra Simaremare Email : Postkeadilan@yahoo.com / Kimsansimare@yahoo.com Telepon/No.Fax:(021) 2441705 No. HP:0813 1896 2435 No.Akte Pendirian:05 Tanggal:04 Juli 2018, Penasehat : Brigjen TNI (PURN) Hasudungan Aritonang, Ricky Sihaloho (NABONTAR). Martinus Hasibuan SH.MH Dewan Redaksi : Herman. P. S. S.Pd, K.I.Simaremare S.Pd, Sintong M Siregar,ST Pimpinan Perusahaan: Herman P. S. S,Pd Wakil Perusahaan : Parlin Hasudungan Napitupulu Pimpinan Redaksi : K.I. Simaremare, Spdi Wakil Pimpinan Redaksi : Paulus Simalango, Direktur Utama : K.I. Simaremare, S.Pd. Direktur : George Simare Mare Komisaris: Rugun Elviana S, Staff Redaksi: ,Frans Delon Sitorus, Desman Manurung Sth, Bona Martua SInaga, Marja, Susi Masfuroh, Berton Silitonga, Rio Chandra S, Farhansyah Rahim, George S. Armen Erwinson Purba, Parojahan Sitorus,SE ( Tata Letak: Syarif fauzy (wartawan) Daerah Liputan Jakarta : Armedi Tarigan ( Kepala Perwakilan ), Audi Wowor, Cindy Feiby Daerah Liputan Jawa Barat: Pariston Purba ( Kepala Perwakilan ) Jannes Samosir (Koordinator Liputan),Sehat Nelson Simanjorang.Daerah liputan Subang-Pamanukan: Andri Daniel Sihaan (Kabiro), Baruna H.P, Nur Rahmadani, Kamaludin harahap, Budi Harsandi Daerah liputan Bandung: Jonser Nainggolan (Wartawan). Jhon Sagala Daerah Liputab Bekasi Moh Yudi Thomas (Kabiro). M.Subhansyah, Karvin Hermawan (Wartawan) Abdul Hakim. Heber D.Saribu, AA Sofian, Rahmad Abdi, Lenny, Wilfrit A Aritonang, Moch Eri Nofendi, Parman, Edison Nababan, Baruna Triguna, Ciptono, Bindu Manulang , Mariana, Darwin Mangatas Sitorus, Rahmat Alie. AJi Darmawan Daerah liputan Kerawang: Jhonter Sinaga Bogor Paima Tumanggor (Kabiro), Loren Pandiangan, Maruli Overni Waruwu , Karlen Lumban Raja, Mannen Si Ringo-Ringo Daerah liputan Kab. Ciamis / Kota Banjar: Jefri (korwil) Daerah DaerahLiputan Jawa Timur: Ahmad Edi Daerah Daerah Liputan Bali: Rosida Tampubolon Liputan Sumatera Utara: Herman Parulian S. S.Pd (Kepala Perwakilan), Chairul Anwar (Korlip), Maruli Gultom . Junaedi MM Daerah liputan Medan / Deli Serdang: Sutan Simanjuntak (Kabiro) Zuni Fitrah, Tengku Adnan Zein, Sucipto. S, Zulida Daerah liputan Taput: Bekman Hutabarat (Kabiro) Tubal SIlaban Daerah liputan Tobassa: Saurma Manurung (Kabiro), Jawapen Sinaga , Martogi Siagian H. Manogu Simaremare Daerah liputan Padang Lawas: Oloan Hasibuan Tanjung Balai Tirkam (KaBiro),Heru Saputra (WaKa.Biro) Suryadi, M. Yusuf, Nur Rahmadani Kamaludin Harahap, Budi Harsandi Daerah liputan SERGEI: Lilis Ernawati (Ka. Biro Sergei ) Maslianun Pardede ( Wakabiro ) Daerah Liputan LABUHAN BATU Salomo Sianturi (KABIRO), Asmara Yatim (Wartawan) Martua Parisian Siregar (Wartawan) Daerah Liputan Kepulauan Riau (Kepri) Batam: Wilon Silalahi S.Pd (Kabiro) Daerah liputan Tanjung Pinang: Muhamnmad Zen (Kabiro) Simon Petrus STP Daerah Liputan Sumatera Selatan: Arias (Ka. Biro), Fairus S Daerah Liputan Jambi: Anwarsyah Daerah Liputan Lampung :Bambang SuyitnoDaerah Liputan Simalungun Siantar : T. Herryanto Sihombing (ka. Biro). Naron Freddyn Sihombing (Wartawan)

Seorang Warga Disinyalir Korban Kriminalisasi Hukum