oleh

Diduga Dikerjakan Asal Jadi Proyek Talud Bernilai Miliaran Rupiah Amrul Sebelum Selesai Di Kerjakan.

Musi Rawas.- Post Keadilan.- Proyek Talud Penahan Sungai Megang yang bernilai miliaran rupiah di Desa R Rejosari Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan Runtuh sebelum selesai dikerjakan.

perlu untuk di ketahui Masyarakat banyak bahwasanya Proyek talud tersebut di kerjakan oleh PT. Mainmora Gumenta,yang diduga dikerjakan asal jadi pada awal November 2020 lalu, pada hal proyek tersebut diperkirakan baru berjalan sekira 60 persenan pegerjaannya, sebelum berakhir pengerjaan proyek tersebut belum juga terselesaikan, maka kontraktor proyek menghentikan sementara pengerjanya.

banner 400x130

Sampai saat ini kontraktor belum juga meneruskan kegiatannya, diduga menunggu perpanjangan kontrak dari pihak dinas terkait, karena didalam kontrak sebelum nya berakhir pada tgl. 23 Desember 2020 lalu, dengan waktu 30 hari tidak ada kemungkinan kontraktor bisa menyelesaikan pekerjaan talud yang diperkirakan panjangnya 400 meter, maka dengan itu pihak kontraktor kalau mau meneruskan kegiatan nya harus mengajukan perpanjang kegiatannya pada dinas terkait.
Sampai saat ini belum ada tanda-tanda dari pihak kontraktor akan meneruskan kegiatannya.
Menurut salah seorang warga yang ada di dekat lokasi proyek saat di tanya media mengatakan, proyek tersebut kemungkinan milik salah seorang tokoh masyarakat disini, jelas salah seorang warga yg tidak mau disebutkan kan namanya.
Saat media mau mencoba mengkonfirmasikan pada orang yang di perkirakan tokoh yang di katakan warga tersebut sedang tidak ada di rumah.

Saat di hubungi melalui Wa yang bersangkutan dikatakan bahwa proyek tersebut belum di bayar, karena masuk angaran tahun 2021. Berarti proyek tahun 2021 di kerjakan tahun 2020.

Menurut sekertaris LSM Warmasindo Herlyansyah, AT proyek tersebut diduga kerjakan asal jadi, karna munurut pantauan tim investigasi kami di lapangan,sejak di mulai nya pegerjaan proyek talud tersebut tim Investigasi kami sudah turun memantau kelokasi pegerjaan, sampai sekarang ini.,kata Herly.

Di Tambahkanya,kami lagi mengumpulkan data dan bila nantinya di temukan kejanggalan pegerjaan,tidak menutup kemungkinan kami dari LSM.Warmasido Propinsi Sumatera Selatan akan laporkan hasil temukan kami gubernur Sumsel dan ke Kejati Sumsel.ungkap sekertaris Lsm.Warmasido Propinsi Sumatera Selatan (Tim/Arias)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

2 komentar

News Feed