oleh

H. INDRA GUNAWAN, Ph.D (Engah-Eet) Ir. H. SAMSU DALIMUNTE (Samda) PASLON BUPATI BENGKALIS PERIODE 2021-2024.

PostKeadilan Biro Bengkalis.Dalam wawancara pertama dengan PostKeadilan, Paslon Nomor 4 dari empat paslon peserta Pilkada Serentak di Kabupaten Bengkalis ini menawarkan VISI “MAKMURKAN NEGERI KABUPATEN BENGKALIS” dengan 4 MISI :

1. Memastikan Siklus Ekonomi dan Keuangan berjalan dengan baik untuk memperbanyak lapangan pekerjaan dengan membuat Regulasi/Perda yang sejalan dengan semangat UU Cipta Lapangan Kerja/Omnibus Law untuk Mempermudah Investasi.

banner 400x130

2. Meningkatkan Potensi SDM dengan Pendidikan dan Kesehatan Masyarakat menjadi garda terdepan dengan Affirmative Action memberikan Mandatory Regulation Policy (Kebijakan Tatalaksana Wajib) dengan mengalokasikan APBD minimal 20% untuk Pendidikan dan 15% untuk Kesehatan dengan prioritas pendanaan diutamakan untuk Program Akselerasi Peningkatan Kwalitas SDM.

3. Meningkatkan Infrastruktur terutama Jalan dan Jembatan dengan prioritas Penyelesaian Pembangunan Jalan Multi Years yang terbengkalai dalam dua periode jabatan Bupati sebelumnya untuk mendukung dan menghubungkan sentra-sentra produksi khususnya Perkebunan, Pertanian, Industri dengan Pasar dan Pelabuhan Ekspor.

4. Menggerakkan Siklus Ekonomi dan Keuangan di Desa dan Kelurahan untuk memperkuat BUMDES dan UMKM melalui Affirmative Action 1 Miliar per Desa dan Kelurahan per tahun sehingga diharapkan lahir banyak Pengusaha/Enterpreneur Muda.

Menjawab PostKeadilan tentang terjadinya diskriminasi distribusi pembangunan dan kekuasaan, Engah-Eet yang adalah putra asli Melayu yang lahir, besar dan berkarya di Bengkalis dan Samda putra asli Batak yang sudah beranak pinak di Duri serentak menegaskan bahwa Motto ESA MANTAB artinya adalah Kepastian semua penduduk Kabupaten Bengkalis yang berasal dari Etnis, Suku dan Agama NKRI yang memiliki kapasitas dan potensi untuk membangun Negeri Junjungan Kabupaten Bengkalis akan mendapatkan hak-haknya dalam distribusi kue pembangunan dan kekuasaan. Pola-pola diskriminatif yang di praktek kan selama ini harus segera diakhiri.

Pada Pilkada Serentak tahun 2020…………………………

banner 400x130

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

News Feed