Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsJabar

Harga Minyak Goreng Melambung, IKAPPI Desak Pemerintah Lakukan Operasi Pasar

×

Harga Minyak Goreng Melambung, IKAPPI Desak Pemerintah Lakukan Operasi Pasar

Sebarkan artikel ini

Bandung Barat – Jabar POSTKEADILAN  ” Harga minyak goreng (Migor) di Pasar Panorama Lembang kian Meroket, namun begitu warga tetap membelinya karena merupakan bahan pokok.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Bandung Barat, Iyan Rahadiyan angkat suara. IKAPPI mendorong pemerintah untuk segera melakukan operasi pasar. Sebab harga minyak yang tinggi sangat menggagu pelaku usaha kecil.

Menurutnya, harga minyak di pasar sudah diambang tidak wajar, saat ini harga minyak dipasar kisaran Rp18.000 per liter, sementara di warung tradisional kisaran Rp19.000-20.000 per liter. “Meskipun ada penurunan pembeli tetapi tidak begitu signifikan di karenakan minyak sayur merupakan salah satu kebutuhan masyarakat,” kata Iyan, kemarin.

Baca Juga :  Bupati Pakpak Bharat pimpin upacara peringatan HUT RI ke 80 Tingkat Kabupaten

Baca Juga : Jalan Raya Jatiluhur Rusak Parah, Pemprov Jabar Diminta Percepat Perbaikan

Dia berharap agar ada langkah pasti dari pemerintah untuk menstabilkan harga minyak dipasaran. “Kami mendorong ke pemerintah agar harga minyak sayur di pasaran kembali normal, kasian masyarakat kecil apalagi para pedagang yang tiap harinya menggunakan minyak sayur,” ucapnya.

Baca Juga :  Oloan Paniaran Nababan Hadiri Reses Anggota DPRD Sumut di Doloksanggul

Dengan adanya kenaikan minyak, berdampak terhadap harga makanan lain yang menggunakan minyak dalam pengolahan. “Dampak dari kenaikan minyak ini banyak makanan yang naik signifikan, sehingga harga di pasar menjadi naik juga,” ujarnya.

Baca Juga :  Polresta Jambi Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Pembacokan Siswa SMA Negeri 7 Kota Jambi

Sementara itu, Enung pedagang  gorengan di Lembang terpaksa menaikan harga jualnya karena minyak goreng tersebut yang meningkat drastis. “Ya terpaksa kami naikan, karena minyak naik,” ucapnya

Enung juga mengakui, jualannya berkurang sebab harganya naik dari sebelumnya. “Ya, Akhirnya sepi pembeli karena saya jual gorengan lebih mahal dari sebelumnya,” katanya.(Christ / P. Purba )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

sv388 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88 mix parlay sv388 link sabung ayam wala meron link wala meron daftar sv388 daftar sabung ayam judi wala meron slot ayam bandar sabung ayam slot sabung ayam link sv388 agen sabung ayam sv388 login situs sabung ayam