Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline News

Kasus Penyandang Dana Ujaran Kebencian, Jaksa Agung: Penyidik Yang Belum Mampu Mengungkap

×

Kasus Penyandang Dana Ujaran Kebencian, Jaksa Agung: Penyidik Yang Belum Mampu Mengungkap

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PostKeadilan – Hal kasus ujaran kebencian yang sempat heboh di masyarakat di tahun 2017 lalu, dimana POLRI mengungkap dugaan kuat berawal dari sekelompok ‘saracen’. Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan dalam penanganan kasus ujaran kebencian, Kejaksaan sifatnya menunggu.

“Penanganan kasus ujaran kebencian kami sifatnya menunggu. Karena instansi penyidik perkara ini adalah Polri jadi kami sifatnya menunggu,” Kata Prasetyo usai rapat bersama Komisi III di Jakarta, Rabu, (31/1/2018) itu.

Baca Juga :  Manfaatkan Pekarangan Dinas TPHP Panen Seledri, selada dan Pekcoy Sistem Hidroponik

Kejaksaan hanya memberi petunjuk kepada Kepolisian bahwa pengusutan kasus ujaran kebencian harus diungkap hingga dalangnya.

“Setiap kali kami menerima kasus seperti ini katakanlah seperti Saracen. Petunjuk jaksa jelas supaya diungkap juga siapa yang ada dibelakang itu. Master mindnya siapa dan penyandang dananya siapa‎,” ujar dia.

Baca Juga :  Dipastikan Jika Paslon Sokhi- Yusuf Menangkan Pilkada 2024, Jalan dari Simpang Bawomataluo Menuju Bawogosali Dihotmix

Sampai sekarang menurut Prasetyo‎ penyidik belum bisa mengungkap kasus ujaran kebencian hingga aktor intelektual dibelakangnya.

Padahal menurutnya hal tersebut sangat penting untuk meminimalisir marakanya ujaran kebencian.

“Tapi sampai sekarang ini penyidik yang belum mampu mengungkap secara keseluruhan,” tudingnya.

Baca Juga :  Keluarga Besar SMK Negeri 15 Kota Bekasi Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1445 H/ 2024

Menurut Prasetyo perkara ujaran kebencian ‎harus ditangani hingga rampung. Ujaran kebencian dapat mengancam keutuhan bangsa.

“Kami tunggu apapun perkara ujaran kebencian harus ditangani. Kalau tidak itu bisa mengancam keutuhan bangsa. Ini hendaknya dihindarkan ketika menghadapi pesta demokrasi yang ada politik identitas,” pungkasnya. (R-01).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

live casino online judi bola online sabung ayam online live casino online sabung ayam online sbobet88 agen live casino sabung ayam online slot gacor slot gacor slot88 sv388 sv388 sv388 sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sabung ayam online sv388 judi bola sv388 sv388 live casino online sv388 sbobet88