Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Headline NewsHukrim

Kasus Penyandang Dana Ujaran Kebencian, Jaksa Agung: Penyidik Yang Belum Mampu Mengungkap

234
×

Kasus Penyandang Dana Ujaran Kebencian, Jaksa Agung: Penyidik Yang Belum Mampu Mengungkap

Sebarkan artikel ini

Jakarta, PostKeadilan – Hal kasus ujaran kebencian yang sempat heboh di masyarakat di tahun 2017 lalu, dimana POLRI mengungkap dugaan kuat berawal dari sekelompok ‘saracen’. Jaksa Agung M Prasetyo mengatakan dalam penanganan kasus ujaran kebencian, Kejaksaan sifatnya menunggu.

“Penanganan kasus ujaran kebencian kami sifatnya menunggu. Karena instansi penyidik perkara ini adalah Polri jadi kami sifatnya menunggu,” Kata Prasetyo usai rapat bersama Komisi III di Jakarta, Rabu, (31/1/2018) itu.

Baca Juga :  Mendapat Tugas Penanganan Kasus Covid 19 Dari Presiden, LBP Maksimalkan TNI-POLRI

Kejaksaan hanya memberi petunjuk kepada Kepolisian bahwa pengusutan kasus ujaran kebencian harus diungkap hingga dalangnya.

“Setiap kali kami menerima kasus seperti ini katakanlah seperti Saracen. Petunjuk jaksa jelas supaya diungkap juga siapa yang ada dibelakang itu. Master mindnya siapa dan penyandang dananya siapa‎,” ujar dia.

Baca Juga :  Perdana Oloan P Nababan Lantik 10 Pejabat "Berbuat Baiklah Pada Masyarakat dan Diri Sendiri"

Sampai sekarang menurut Prasetyo‎ penyidik belum bisa mengungkap kasus ujaran kebencian hingga aktor intelektual dibelakangnya.

Padahal menurutnya hal tersebut sangat penting untuk meminimalisir marakanya ujaran kebencian.

“Tapi sampai sekarang ini penyidik yang belum mampu mengungkap secara keseluruhan,” tudingnya.

Baca Juga :  Lahan Kosong Milik Apera Terbakar, Api Diduga akibat musim panas yang terik

Menurut Prasetyo perkara ujaran kebencian ‎harus ditangani hingga rampung. Ujaran kebencian dapat mengancam keutuhan bangsa.

“Kami tunggu apapun perkara ujaran kebencian harus ditangani. Kalau tidak itu bisa mengancam keutuhan bangsa. Ini hendaknya dihindarkan ketika menghadapi pesta demokrasi yang ada politik identitas,” pungkasnya. (R-01).

judi bola sabung ayam online judi bola sabung ayam online judi bola live casino online sabung ayam online judi bola sabung ayam online sabung ayam online live casino indopromax login Judi Bola judi bola online