Warga SMKN 15 Kota Bekasi Sesalkan Perilaku Oknum Anggota Dewan Yang Terkesan Arogan

Berita Bekasi, PostKeadilan – Warga SMK Negeri 15 Kota Bekasi sesalkan perilaku oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bekasi yang meninggalkan kesan arogan di sekolah para anak bangsa di didik.

Keterangan Konprensi PERS, Rabu (15/6/2022) siang, Kepala SMKN 15 Kota Bekasi, Dra. Supriatin bersama Ketua Komite Sekolah, Amiluddin menjelaskan bahwa pada hari Senin (13/6/2022), SMK Negeri 15 Kota Bekasi kedatangan tamu berseragam partai berjumlah kurang lebih 10 orang yang dikomando anggota Dewan yang akrab dipanggil pak Tumai.

Bacaan Lainnya

Kedatangannya mengeluhkan PPDB SMK Negeri 15 Kota Bekasi. “Kami dituding mempersulit pendaftaran anak disabilitas. Padahal kedatangan mereka diterima dengan baik oleh satpam sekolah dan diarahkan ke ruang tamu untuk menunggu Humas. Kan tetapi menolak untuk masuk, malah memilih duduk di teras sekolah. Beberapa saat kemudian Humas kita datang, menemui tamu. Pak Tumai bernada keras mempertanyakan tentang PPDB di SMK Negeri 15 Kota Bekasi khususnya anak disabilitas, membuat situasi tidak nyaman, cenderung provokatif, dan membuat perhatian warga sekolahlah,” kata Supriatin.

“Bahkan salah satu staf TU didorong oleh salah satu tamu,” timpal Amiluddin.

Informasi yang didapat, padahal staf TU itu bermaksud mengantar dompet Humas Sekolah karena Tumai ingin melihat KTP sang humas.

Kembali ke Supriatin. Pada dasarnya SMK Negeri 15 Kota Bekasi tidak pernah mempersulit siapapun. “Termasuk anak disabilitas untuk sekolah di SMK Negeri 15 Kota Bekasi,” bebernya sembari memperkenalkan mantan siswa ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) SMKN 15 Kota Bekasi, Fachrian yang duduk di sampingnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.